Angkasa Pura II Siap Ekspansi Ke Lima Negara

Angkasa Pura II Siap Ekspansi Ke Lima Negara
Transportasi.co | Menteri BUMN yang baru Erick Thohir berupaya mendorong ekspansi BUMN ke pasar global, salah satunya PT Angkasa Pura II yang mengincar lima negara sebagai ekspansi bisnisnya.
Menteri BUMN Erick Thohir  menyatakan agar BUMN tidak hanya besar di dalam negeri harus berani berekspansi ke luar negeri. Inilah fokus Erick dalam membesarkan BUMN. Di antara BUMN, PT Angkasa Pura II siap melakukan ekspansi ke berbagai negara.

“Kita tidak ingin hanya jago kandang, tapi juga jadi pemain global,” ujar Erick Thohir.

Sejalan dengan hal tersebut, Angkasa Pura II sejak awal tahun 2019 ini telah mencanangkan Flagship Go Global sebagai bagian dari rencana ekspansi bisnis dan mencapai visi sebagai The Best Smart-Connected Airport Operator in The Region. Dalam flagship Go Global tersebut, ada 3 program utama yang saat ini sedang dijalankan yaitu : Go International, Go Digital dan Go Excellence.

President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan implementasi dari Flagship Go Global tersebut antara lain mengelola bandara di luar negeri, bermitra strategis dengan operator bandara kelas dunia, dan meningkatkan kompetensi karyawan hingga berstandar global.

“Kami tengah menjajaki pasar untuk pengelolaan dan pengembangan di berbagai negara seperti misalnya di Afrika. Saat ini kami juga sedang menjajaki peluang untuk mengelola bandara di kawasan ASEAN seperti di Thailand,” jelas Muhammad Awaluddin.

Bandara-bandara potensial di Afrika yang sudah dan tengah dijajaki oleh Angkasa Pura II antara lain di Mauritius, Madagaskar, Zanzibar, Tanzania, dan Nigeria. Selain di Afrika, Angkasa Pura II juga pernah mengikuti proses tender pengelolaan operasi Bandara Clark di Filipina di tahun 2018 lalu.

Di samping itu, Angkasa Pura II saat ini juga tengah mencari mitra operator bandara berkelas dunia untuk mengembangkan dan mengelola salah satu bandara di bawah Angkasa Pura II. “Melalui kerja sama dengan mitra strategis maka pengembangan Bandara Kualanamu akan lebih masif dan cepat dalam menjadikan Bandara Kualanamu sebagai hub internasional airport di belahan barat Indonesia,” ucapnya.

Muhammad Awaluddin menuturkan Angkasa Pura II juga mengajak seluruh stakeholder di industri penerbangan di Indonesia untuk bersama-sama dapat bersinergi dan merumuskan strategi yang tepat agar pelaku sektor penerbangan nasional dapat berkiprah di pasar global. (CR)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu