Angkut Calon Jemaah Haji 2018 Garuda Siapkan 14 Pesawat Wide Body

Angkut Calon Jemaah Haji 2018 Garuda Siapkan 14 Pesawat Wide Body
Transportasi | Garuda Indonesia menyiapkan 14 pesawat berbadan lebar (wide body) untuk pelaksanaan operasional haji tahun 2018 (1439 H), menyusul ditandatanganinya nota kesepahaman (MoU) bersama kementerian Agama RI mengenai pengadaan transportasi udara penyelenggaraan haji tahun ini.

 

Penandatanganan nota kesepahaman kerjasama dilakukan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N. Mansury dan Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag RI Prof H. Nizar, di kantor Kementerian Agama Jakarta.

 

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala Mansury mengatakan,  pihaknya telah menyiapkan armada terbaiknya untuk memastikan layanan penerbangan haji pada tahun ini dapat berjalan dengan lancar seperti tahun-tahun sebelumnya. 

 

Tidak hanya mempersiapkan layanan armada terbaik, Garuda juga mempersiapkan layanan cabin crew terbaiknya khususnya untuk memenuhi harapan Jemaah haji. Garuda juga memperkaya layanan in-flight entertainment para jemaah haji dengan menyediakan tayangan bernuansa islami. Pilihan menu akan disesuaikan dengan selera daerah sesuai hasil meal test di setiap embarkasi. 

 

Pada tahun 2018 ini Garuda Indonesia menyiapkaan sebanyak 14 pesawat haji yang terdiri dari tiga pesawat B747-400, lima pesawat B777-300ER, dan enam pesawat A330-300/200. Adapun jumlah pesawat yang dioperasikan pada musim haji tahun 2018 tersebut menyesuaikan dengan peningkatan trafik Jemaah haji pada tahun ini. 

 

Pada tahun ini, Garuda Indonesia akan menerbangkan sebanyak 107 ribu penumpang yang rencananya akan diberangkatkan dari sembilan embarkasi yang terdiri dari 278 kloter di seluruh Indonesia, meliputi Aceh, Medan, Padang, Jakarta, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Lombok 

 

Sejalan dengan peningkatan jumlah calon jemaah haji, jumlah awak kabin haji juga meningkat jadi 540 awak kabin dari sebelumnya 506 awak kabin, dimana 25 persen diantaranya merupakan putra-putri daerah.

 

Penerbangan fase keberangkatan rencananya akan dimulai pada tanggal 17 Juli 2018 sampai dengan 15 Agustus 2018. Gelombang 1 fase keberangkatan tersebut akan diberangkatkan menuju Madinah dari tanggal 17 Juli 2018 sampai dengan 29 Juli 2018. Sedangkan gelombang 2 fase keberangkatan akan diberangkatkan menuju Jeddah pada tanggal 30 Juli 2018 sampai dengan 15 Agustus 2018.

 

Sementara itu, fase kepulangan akan dimulai dari tanggal 27 Agustus 2018 sampai dengan 25 September 2018. Gelombang 1 fase kepulangan tersebut akan diberangkatkan dari Jeddah dari tanggal 27 Agustus 2018 sampai dengan 8 September 2018. Sedangkan gelombang 2 fase kepulangan akan diberangkatkan dari Madinah pada tanggal 9 September 2018 sampai dengan 26 September 2018.

 

Sementara itu Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Nizar mengatakan, sangatlah penting dalam memastikan kelancaran operasional haji, termasuk peranan dari aspek transportasi udara.

 

Untuk itu, pihaknya berupaya memastikan seluruh proses pelaksanaan transportasi udara haji pada tahun ini dapat memberikan layanan transportasi udara terbaik bagi seluruh jemaah haji Indonesia. (PR/TS)




0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu