AP I Gandeng SITA Smart Airport Technologies

AP I Gandeng SITA Smart Airport Technologies
Transportasi | Mengambil momen kegiatan pertemuan tahunan IMF-World Bank di Bali pertengahan Oktober ini di mana para pemimpin dunia berkumpul pada kegiatan ini, AP I mengumumkan tengah meningkatkan pemanfaatan teknologi kelas dunia dengan bekerja sama dengan perusahaan penyedia produk teknologi informasi (TI) dunia SITA untuk mengelola bandara dengan pertumbuhan trafik penumpang yang cukup signifikan tiap tahunnya.

Komitmen AP I untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi kelas dunia di bidang kebandarudaraan ini ditunjukkan melalui penandatanganan kerja sama antara anak perusahaan Angkasa Pura I yaitu PT Angkasa Pura Suports dengan SITA di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Kamis (11/10).

Direktur Pengembangan Usaha PT Angkasa Pura I (Persero) Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengatakan, “SITA menjadi mitra terpercaya bagi Angkasa Pura I untuk berkontribusi terhadap transformasi dari sisi teknologi di dua bandara kami yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dan Bandara Juanda Surabaya yang juga berkontribusi terhadap peraihan berbagai penghargaan nasional dan internasional bagi dua bandara ini. Mengikuti keberhasilan ini, bersama anak perusahaan kami PT Angkasa Pura Suports, saat ini kami siap bekerja sama dengan SITA dan memperkenalkan berbagai teknologi smart airport yang inovatif di mana hal ini memungkinkan kami untuk menerapkan operasional bandara kelas dunia dan meningkatkan kapasitas bandara-bandara kami”. katanya.

Sejak 2014, SITA telah mendukung Angkasa Pura I dengan teknologi AirportConnect Open yang merupakan platform umum yang memungkinkan maskapai beroperasi secara lancar di 13 bandara Angkasa Pura I. Platform ini juga memungkinkan untuk pengenalan terhadap teknologo SITA lainnya seperti self-service check-in kiosk, bag-drop, and boarding gates dan SITA ControlBridge yang mengintegrasikan secara mulus kapabilitas pengaturan bandara untuk melakukan kegiatan operasional yang efektif. 

President SITA Asia Pasifik Sumesh Patel mengatakan, “Indonesia merupakan salah satu pasar industry transportasi udara yang paling menyenangkan, dengan pertumbuhan trafik yang cukup cukup signifikan dan juga peningkatan investasi pada pesawat, bandara, serta infrastruktur. SITA telah menjadi pemain utama di Indonesia selama lebih dari 10 tahun dan kami berharap untuk melanjutkan kemitraan strategis dengan Angkasa Pura I untuk selalu dapat memutakhirkan bandara-bandara  Angkasa Pura I ke depannya. Teknologi kebandarudaraan yang inovatif, di mana kami telah sukses mengimplementasikan di berbagai bandara dunia, akan berkontribusi terhadap pengembangan transportasi udara ke depannya di Indonesia”.

Adapun salah satu inovasi teknologi smart airport yang dimiliki SITA akan dipamerkan pada area kedatangan dan keberangkatan terminal internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali selama kegiatan Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 8-14 Oktober 2018. (MAH)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu