Bandara Tjilik Riwut Akan Jadi Titik Tumbuh Perekonomian Kalteng

Bandara Tjilik Riwut Akan Jadi Titik Tumbuh Perekonomian Kalteng
Transportasi | Pembangunan terminal baru Bandara Tjilik Riwut, akan menjadi titik tumbuh perekonomian di Provinsi Kalimantan Tengah, mengingat pertumbuhan jumlah penumpang di bandara ini mencapai 13,6 persen pertahun, lebih besar dibanding pertumbuhan di Asia Pasifik yang memiliki rata-rata kenaikan 9 persen.

Untuk mengantisipasi pertumbuhan jumlah penumpang tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memutuskan untuk membangun terminal bandara baru yang mampu melayani pergerakan 2 juta penumpang per tahun.

Saat ini Bandara Tjilik Riwut sudah melayani 1 juta penumpang per tahun. Dengan prosentase pertumbuhan jumlah penumpang sebesar itu, bandara ini akan bisa melayani lonjakan penumpang dalam beberapa tahun ke depan.

Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso menyampaikan bahwa pembangunan terminal baru sesuai dengan program Nawacita dari Presiden Joko Widodo terutama Cita ketiga yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Serta Cita ketujuh yaitu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.

"Dengan demikian Bandar Udara Tjilik Riwut diharapkan nantinya dapat menampung pertumbuhan penumpang di Palangkaraya dan bisa menjadi pintu gerbang pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah dan sekitarnya," lanjut Agus saat mendampingi kunjungan kerja dari Komisi V DPR RI terkait peninjauan Infrastruktur di Provinsi Kalimantan Tengah, salah satunya adalah terminal baru bandara Tjilik Riwut yang sedang dalam progres pembangunan sebagai pengganti terminal yang lama.

Agus yang didampingi sejumlah Kepala Otoritas Bandara menyampaikan bahwa perkembangan Bandara Tjilik Riwut diharapkan dapat merangsang pihak BUMN dan Swasta untuk ikut mengelola dan mengembangkan bandara ini sehingga dapat berkembang dan sekaligus menghemat penggunaan dana APBN. 

"Sesuai PP 27 thn 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara, pengelolaan Bandara Tjilik Riwut akan dikerjasamakan pengelolaannya dengan pihak BUMN dan Swasta yang berminat sehingga bandara bisa lebih berkembang.

Saat ini salah satu BUMN Penerbangan yaitu PT Angkasa Pura II sudah berminat untuk ikut mengelola bandara ini. Diharapkan dengan dukungan dana dan manajerial dari AP II ini, pembangunan di Bandara Tjilik Riwut bisa cepat terselesaikan sesuai target dengan memenuhi persyaratan keselamatan, keamanan dan kenyamanan pelayanan penerbangannya.

Kita harapkan Bandara Tjilik Riwut nantinya dapat menampung pertumbuhan penumpang di Palangkaraya dan bisa menjadi pintu gerbang pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah dan sekitarnya. (PR/TS)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu