BPPT Fokus Pengembangan Charging Station Kendaraan Listrik

BPPT Fokus Pengembangan Charging Station Kendaraan Listrik
Transportasi.co | Kepala Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hamman Riza secara resmi meluncurkan gelaran pameran Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019, di Aula BPPT, Jakarta, pada Rabu (17/7/2019). Acara pameran Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) akan digelar pada 4-5 September 2019, di Balai Kartini, Jakarta dan dilanjutkan dengan melakukan konvoi kendaraan listrik menuju BPPT Serpong, Tangerang, pada Sabtu (7/9/2019).

Menurut Hamman, kegiatan IECMS 2019, mengambil tema “Electric Vehicle for Smart Transportaton” ini menggandeng Majalah Transportasi Indonesia, dengan mendapat dukungan dari Kememterian Koordinator Kemaritiman, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Perindustrian, Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, serta BUMN terkait, yaitu PLN (Persero) dan Pertamina (Persero). 

“Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) terkait Kendaraan Bermotor Listrik sudah pada tahap akhir setelah dilakukan persiapan cukup panjang melalui koordinasi Kementerian Koordinator Kemaritiman, Kepenperin, Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan dan stakeholder lainnya. Insya Allah dalam waktu dekat perpres tersebut sudah dapat ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo,” ujar Hamman, di sela-sela acara launching IEMS 2019.

Lanjutdia, di dalam perpres tersebut seluruh ekosistem yang ada di KBL ini di jelaskan, termasuk di bagian pentingnya yaitu terkait pengkajian dan penerapan teknologi KBL. “Untuk menjadikan kendaraan listrik menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tidak ada jalan lain untuk kita menguasai teknologi yang terkait KBL. Tidak hanya baterainya saja, tetapi keseluruhan, mulai dari manufacturing, raw material, dan sumber daya manusia (SDM),” ujar dia.

Baterai sebagai salah satu komponen penting dalam kendaraan listrik, Hamman melanjutkan, harus menjadi salah satu kekuatan di Indonesia. “Jangan sampai Indonesia hanya menjadi penyedia bahan mentah (mineral), yaitu nikel untuk pembuatan baterai kendaraan listrik. Kita harus fokus dalam pengembangan baterai dengan melakukan kerjasama semua pihak. BPPT akan fokus pada pengembangan charging station untuk kendaraan listrik,” pungkas Hamman. (TS)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu