Bukan Cuma Ganjil-Genap, Ini Kebijakan Lainnya Selama Asian Games 2018

Bukan Cuma Ganjil-Genap, Ini Kebijakan Lainnya Selama Asian Games 2018
Transportasi | Sistem Ganjil-Genap yang diperluas di Jakarta saat ini sedang dalam tahap uji coba untuk menyambut Asian Games 2018. Tak hanya ganjil-genap, dalam menyambut Asian Games 2018 ada beberapa kebijakan lalu lintas lainnya.

Menurut Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono, ada beberapa kebijakan yang diterapkan, dan bukan perluasan Ganjil-Genap saja. Adapun tiga kebijakan yang berkaitan satu dengan lainnya, yaitu: Manajemen Rekayasa Lalu Lintas, Penyediaan Angkutan Umum, dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Barang.

Manajemen Rekayasa Lalu Lintas terdiri dari perluasan ganjil-genap di beberapa jalan protokol Jakarta yang saat ini sedang dalam tahap uji coba, juga diberlakukan kebijakan buka tutup gerbang tol prioritas mulai dari pukul 06.00 WIB hingga 17.00 WIB dan pukul 12.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Selain itu, ada pula penutupan pintu tol yang diprioritaskan untuk rute Wisma Atlet Kemayoran, Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Velodrome Rawamangun dan Cibubur.

Ada pula penyediaan lajur khusus di jalan tol bagi kendaraan pengangkut atlet dan angkutan umum bus. "Kebijakan penyediaan angkutan umum ditujukan untuk menunjang mobilitas masyarakat terkait pembatasan kendaraan pribadi," jelasnya.

Sedangkan kebijakan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Barang adalah pembatasan angkutan barang golongan III, IV dan V pada ruas tol tertentu, yaitu: Tol Cawang-Tomang-Pluit dan Tol Tomang-Kembangan mulai dari pukul 22.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB. Sementara itu, selama pelaksanaan Asian Games 2018, pembatasan angkutan barang akan diperluas, meliputi Tol Cawang-Tanjung Priok, Tol Pelabuhan, Tol Cawang-TMII dan Tol Cawang-Cikunir. (MA)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu