Demam Mobil Listrik, Hino Sudah Unjuk Gigi lewat Dutro Hybrid

Demam Mobil Listrik, Hino Sudah Unjuk Gigi lewat Dutro Hybrid
Transportasi.co | Pemerintah mendorong pelaku industri otomotif untuk mengembangkan dan memproduksi mobil listrik dengan rencana menerbitkan peraturan pemerintah (PP) terkait pengenaan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untukmobil listrik dalam negeri. Beleid tersebut merupakan aturan pelengkap dari peraturan presiden (perpres) yang rencananya juga akan dikeluarkan.
 
Salah satu pelaku industri otomotif di Indonesia, PT Hino Motors Sales Indonesia telah menampilkan truk Hino Dutro Hybrid di Indonesia. Meskipun belum banyak produsen truk memproduksi truk hybrid, namun di berbagai kota-kota di negara besar, sebut saja China yang sudah menerapkan dan cukup laris dipasar karena perpindahan teknologi pada truk ini secara signifikan mampu meredam polusi dan tingkat kebisingan.
 
Hino Dutro Hybrid merupakan bentuk komitmen dan dukungan Hino Motors Sales Indonesia terhadap program pemerintah akan produksi kendaraan ramah lingkungan dan juga menjawab kebutuhan pasar akan tren mobil listrik yang tengah demam di dalam negeri.
 
Hiroo Kayanoki, Presiden Direktur Hino Motors Sales Indonesia, Hino merupakan produsen pertama di dunia yang mengembangkan teknologi hybrid untuk kendaraan komersial. Dimulai dari riset tahun 1976 dan ditampilkan pada Tokyo Motor Show 1989, sampai pada akhirnya generasi pertama kendaraan komersial Hybrid lahir di tahun 1991 yaitu urban transit bus di Jepang.
 
“Di tahun 1993 Hino mulai memproduksi medium duty truck atau Ranger Hybrid dan diikuti lahirnya Hino Dutro Hybrid di tahun 2003. Sejak kemunculannya, Hino Dutro Hybrid berhasil memimpin bisnis transportasi di Jepang, hal ini tidak terlepas dari mesin yang handal, hemat bahan bakar dan yang terpenting adalah ramah lingkungan,”ujarnya.
 
PT Hino Motors Sales Indonesia akan tampil sebagai peserta di ajang Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019, yang merupakan ajang pameran khusus kendaraan listrik yang baru pertama kali digelar Indonesia ini memiliki tajuk "Electric Vehicle for Smart Transportation".
 
Rencananya rangkaian kegiatan bakal dihelat di dua tempat berbeda. Pertama bertempat di Balai Kartini, Jakarta pada 4 - 5 September 2019 dengan agenda pameran, seminar, presentasi produk, dan workshop.
 
Acara lanjutan digelar pada 7 September 2019, akan diadakan konvoi kendaraan listrik dari model MPV hingga SUV dari kantor BPPT Thamrin menuju BPPT Serpong, dengan agenda acara pameran fast charging station, electric vehicle component test, dan tes drive kendaraan listrik.  Selain BPPT, acara ini didukung Kementerian Kordinator, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perhubungan, serta BUMN seperti PLN dan Pertamina. (TS)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu