Ditjen Hubdat Bangun Fasilitas Keselamatan Jalan di Cirebon

Ditjen Hubdat Bangun Fasilitas Keselamatan Jalan di Cirebon
Transportasi | Salah satu faktor untuk menekan terjadinya ngka kecelakaan pada nudik lebaran 2018 mendatang adalah dengan menyiapkan sejumlah alat keselamatan di sepanjang jalan yabg akan dilgunakan pemudik.
 

Untuk itu Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan terus berupaya melakukan pembangunan fasilitas keselamatan jalan di jalur mudik pantai utara (pantura), salah satunya di Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon Jawa Barat.

"Sesuai arahan Menteri Perhubungan kita harus maksimal dan optimal dalam pembangunan fasilitas keselamatan jalan, karena ini merupakan salah satu upaya kita untuk selalu memperhatikan dan memprioritaskan pembangunan yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Budi Setiyadi di Kantor Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon, Sabtu (28/4).

Menurutnya, pemasangan delineator dan Alat Penerangan Jalan (APJ) yang menggunakan teknologi solar cell di jalur ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi calon pemudik yang nantinya akan melewati jalur ini."Saya berharap dengan dipasangnya APJ disini dapat mengurangi tingkat kecelakaan dan kriminalitas yang ada di sepanjang jalan ini," ucapnya.

Budi mengatakan kegiatan ini juga termasuk persiapan sebelum menghadapi angkutan lebaran 2018, selain itu ini juga merupakan langkah kongkret Pemerintah yang hadir di tengah masyarakat dalam rangka mewujudkan zero accident.

Adapun fasilitas perlengkapan jalan di ruas jalan Kapetakan rencananya akan dipasang 68 titik Alat Penerangan Jalan (APJ) dan 200 buah delineator.

Nantinya, ke depan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wil. IX Provinsi Jawa Barat yang merupakan perpanjangan tangan dari Ditjen Hubdat juga akan melakukan pengadaan dan pemasangan Fasilitas Keselamatan Jalan di wilayah lain, yaitu di ruas jalan Indramayu (depan UPPKB losarang), Kanci - Pasar Gebang, Pasar Gebang -Losari, Karawang - Cikampek - Pamanukan, Jangga - Lohbener, Cileunyi - Nagrek - Malangbong, Kuningan - Ciamis, Cianjur - Sukabumi, serta rehabilitasi Terminal Penumpang Tipe A Harjamukti Cirebon.

Lebih lanjut, Budi meminta dan mengajak kepada masyarakat Kecamatan Kapetakan untuk bersama-sama menjaga dan memelihara aset pemerintah berupa fasilitas keselamatan jalan yang akan dan telah dibangun di sepanjang jalan ini.

"Apabila ada kerusakan bahkan terjadi pencurian, Bapak/Ibu agar dapat melapor kepada BPTD Wil. IX Provinsi Jawa Barat untuk segera dilakukan tindak lanjut, terkait pencurian merupakan tindak kriminal dapat dilaporkan kepada pihak Kepolisian agar masyarakat semakin sadar dan jera, serta perlu ditanamkan sense of belonging atau rasa memiliki sehingga mempunyai tanggung jawab untuk menjaga dan merawat," katanya.

Senada dengan yang disampaikan Dirjen Budi, Anggota Komisi V DPR-RI Yoseph Umar Hadi juga menyampaikan kepada masyarakat untuk merawat dan menjaga aset Pemerintah. "Banyak di beberapa daerah lain terjadi pencurian baterai APJ, tolong dijaga dan dirawat apa yang telah diberikan kepada kita sekalian," ucapnya.

Yoseph juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah khususnya Kemenhub yang telah cepat merespon kebutuhan masyarakat terutama yang terkait dengan lalu lintas. (PR/TS)




0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu