​​​​​​​Edukasi Masyakat, Kini Transportasi Indonesia Hadir di Kanal Youtube

​​​​​​​Edukasi Masyakat, Kini Transportasi Indonesia Hadir di Kanal Youtube
Transportasi.co | Transportasi Indonesia, media yang berfokus pada segmen pemberitaan transportasi, infrastruktur, dan supply chain, secara resmi meluncurkan Studio Transportasi Indonesia melalui kanal youtube untuk memberikan edukasi dan informasi tentang transportasi, infrastruktur, dan supply chain di Tanah Air. 

Studio Transportasi Bicara di Channel Youtube Transportasi Indonesia diresmikan oleh Dewan Pakar Majalah Transportasi Indonesia Yukki Nugrahawan Hanafi, didampingi Promotion and Development Director Transportasi Indonesia Irwan Rahman, hari ini, Jumat (18/12/2020).

Dalam acara bincang perdana di Channel Transportasi Indonesia, Yukki mengatakan, industri dan bisnis media dalam 5 tahun terakhir mengalami perubahan yang demikian cepat. Tak berbeda di sektor supply chain dan logistik, perubahan itu terdisrupsi dengan pemanfaatan teknologi digital.

 “Dampak pandemi global Covid-19 telah mengakselerasi pemanfaatan teknologi berbasis internet. Adaptasi, adopsi, dan kolaborasi menjadi kata kunci untuk strategi bisnis ke depan. Era kompetisi sudah berakhir digantikan era kolaborasi  dengan memanfaatkan teknologi digital” jelas Yukki, Ketua Umum DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI)  Periode 2019-2023, di sela acara launching Studi Transportasi Bicara, di Grha MP, Jakarta, Jumat (18/12/2020).

Lanjut pria yang menduduki kursi Chairman ASEAN Federation of Forwarders Association (AFFA) Periode 2018-2020, di era perubahan saat ini, sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas memegang peran penting. “Kita harus terus belajar dalam meningkatkan kemampuan dan kapasitas dalam meningkatkan kualitas di era digital. Saya mengapresiasi langkah yang dilakukan Transportasi Indonesia dengan menghadirkan Transportasi Bicara di channel Youtube sebagai hasil pembelajaran beradaptasi dengan perubahan teknologi digital,” tegas Yukki.

Dalam kesempatan yang sama, Irwan menjelaskan, Transportasi Indonesia menjadi wadah bagi seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) untuk menyampaikan berbagai hal terkait dengan di sektor transportasi, infrastruktur, dan supply chain di Tanah Air.

“Kami berharap Transportasi Indonesia Bicara bisa menjadi sarana edukasi dan hiburan bagi publik, terutama netizen dan generasi milenial yang lebih menyukai informasi visual seperti konten-konten Youtube,” ujarnya. 
Menyikapi kondisi industri media saat ini, majalah Transportasi Indonesia melakukan inovasi dan adopsi teknologi digital dengan menghadirkan Transportasi Indonesia Bicara melalui channel Youtube. Saat ini sudah terjadi perubahan soal informasi dan media. Pandemi Covid-19, katanya, membawa semua orang semakin familiar dengan sarana teknologi media.

“Sekarang semua orang bisa membuat program melalui sarana cukup murah, cukup dengan jaringan Internet, bisa tampil di Youtube. Gagasan untuk membuat Transortasi Indonesia Bicara ini sangat brilian. Ide ini muncul pada saat yang tepat di tengah pandemik menjadi nilai tambah untuk majalah Transportasi Indonesia ke depan,” ujarnya.

Dia menilai bahwa Transportasi Indonesia Bicara bisa memudahkan masyarakat untuk belajar menambah pengetahuan di sektor transportasi, infrastruktur, dan supply chain. “Ini cara tepat ke depan untuk mengikuti informasi dan pengetahuan dari media sosial, seperti Youtube dan Twitter dan Instagram. Untuk itu, kami menghadirkan channel Youtube Transportasi Indonesia,” pungkas Irwan. (TS)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu