Festival Belanja Online, Kiriman J&T Express Tembus 6 Juta Paket

Festival Belanja Online, Kiriman J&T Express Tembus 6 Juta Paket
Transportasi.co | Euforia festival belanjaonline tidak hanya dirasakan oleh pelaku jual beli online, tetapi juga J&T Express sebagai jasa pengiriman yang fokus pada bisnis e-commerce di Indonesia. J&T Express mendukung kemeriahan festival belanja 11.11di sejumlah marketplace. 

Sebagai partner logistik dalam platform e-commerce dan ditambah tingginya permintaan masyarakat, membuat J&T Express injak gas lebih dalam hingga pengirimannya mencapai 6 juta paket pada periode tersebut. 

Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah resi yang masuk dalam data pengiriman J&T Express sebagai jasa pengiriman pilihan masyarakat . Puncak kemeriahan pesta belanja online pada 11 November 2019 membuat antusias masyarakat kian marak jelang akhir tahun dan menunjang tingginya transaksi pengiriman J&T Express.

Robin Lo, CEO J&T Express Indonesia mengatakan, tidak hanya di kota besar saja, kami ingin semua paket bisa terkirim secara merata ke semua daerah di Indonesia. Melalui momentum ini, J&T Express mendukung kebutuhan masyarakat dengan memberikan layanan terbaik, salah satunya dengan memaksimalkan jalannya pengiriman. 

“Operasional kami 365 hari dan menggunakan mesin sortir otomatis sebagai efisiensi pendistribusian paket. Dari festival ini pengiriman menanjak mencapai 70 persen. untuk menampung lonjakan tinggi pengiriman kami melakukan penambahan armada dan sumber daya,” ujar Robin.

Geliat pesta belanja ini membawa dampak positif bagi J&T Express dalam kerja sama dengan Shopee 11.11 Big Sale, dengan memberikan layanan gratis ongkir hingga 20.000 tanpa minimum transaksi pada puncak kemeriahan pertengahan bulan November 2019. Pesta belanja online 10.10 bulan lalu merupakan salah satu momen peak bagi J&T Express dimana jasa pengiriman yang sudah berdiri empat tahun di Indonesia ini mencapai 4,5juta paket pengiriman.

Meski permintaan pengiriman terus mengalami kenaikan, J&T Express meyakini mampu menjawab kebutuhan pasar logistiktersebut. Seiring bertumbuh bersama bisnis e-commerce, penyedia jasa berbasis teknologi ini sudah memiliki lebih dari 2.000 Drop Point dan 2.000 Collection Pointserta lebih dari 1.000 armada yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

“Saat ini kami sedang dalam pembangunan megahub dilengkapi fasilitas mesin sortir otomatis yang lebih inovatif. Sehingga menghadapi besarnya lonjakan pengiriman yang akan muncul, kami yakin dengan dibantu teknologi ini efisiensi akan lebih terjaga dan proses operasional pengiriman menjadi lebih optimal,” imbuh Robin. (TS/cr)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu