Harus Ada Standar Digital Logistik Hadapi Revolusi Industri 4.0

Harus Ada Standar Digital Logistik Hadapi Revolusi Industri 4.0
Transportasi | Target pemerintah saat ini untuk memghadirkan Revolusi Industri 4.0 terus diupayakan. Salah satunya, dalam mengembangkan dalam sektor logistik dengan menerapkan standarisasi logistik nasional yang berbasis digital untuk meningkatkan daya saing bangsa melalui logistik yang efisien dan aman.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) Sugihardjo, untuk memjawab tantangan Revolusi Industri 4.0, sistem distribusi logistik Indonesia mutlak memerlukan teknologi informasi. “Penggunaan teknologi berbasis digital untuk menghadirkan kemudahan dalam manajemen distribusi logistik sehingga menjadi efisein. Yang nantinya dapat meningkatkan efisensi sistem logistik di Tanah Air, mulai pengiriman dari titik awal hingga end user,” jelas Sugihardjo, di acara Focus Group Discussion dengan tema  “Distribusi Logistik Domestik”, yang digelar Balitbang Kemenhub, di Jakarta, Selasa (30/10).

Lanjut dia, alur dan dokumentasi distribusi logistik yang di gunakan di Indonesia pada saat ini masih tergolong konvensional dan dengan penerapan teknologi IT akan memudahkan dan menjawab tantangan ke depan.
 

FGD Balitbang Kemenhub, juga menghadirkan pembicara Natal Iman Ginting (Managing Director Metra Logistics), Zaldy Ilham Masita (Ketua Asosiasi Logistik Indoenesia), dan Erwin Raza (Asisten Deputi Pengembangan Logistik Nasional, Kemenko Perekonomian).

Dalam acara tersebut, Natal Iman Ginting menegaskan, perlu adanya terobosan guna mempercepat terbentuknya Standarisasi Distribusi Logistik. “Infrastruktur digital untuk mendukung sistem logistik secepatnya dimulai untuk meningkatkan efiseinsi dan efektifitas distribusi logistik nasional,” ujar dia.

Sementara itu, Zaldy Ilham Masita mengatakan sudah sekitar 20 tahun standarisasi logistik nasional dapat terwujud. “Sangat penting hadirnya standarisasi logistik dihadirkan, mulai dari kapasitas logistik terbesar hingga terkecil,” tegas Zaldy.

Erwin Raza menambahkan setiap bisnis proses didorong dengan digitalisasi dan nantinya pasti akan memberikan banyak perubahan. Ia berharap para pelaku di dalam industri harus bisa terintegrasi dan terkoneksi dengan memiliki standar dokumen logistik. “Saat ini, kita belum mengetahui data mengenai pergerakan arus barang ekspor-import dan antar pulau secara detail. Sistem digitalasi dapat memudahkan memperoleh data tersebut,” kata Erwin. (TS)




0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu