Author : Yusuf

Hindari terjadinya gesekan, GO-JEK Rangkul Opang 

Dibuat : Sep 19th, 2017 14:29:59  |  0 comments

Hindari terjadinya gesekan, GO-JEK Rangkul Opang 

Transportasi.co | Penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi (Go-Jek) merangkul para tukang ojek pangkalan (opang) agar mau bergabung sebagai mitra. Saat ini Gojek sendiri sudah hadir di 50 kota di Indonesia. Berbagai jurus dilakukan Gojek agar setiap hadir di kota-kota baru tidak menimbulkan gesekan dengan para opang. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi dari pangkalan ke pangkalan.

"GO-JEK hadir untuk memberdayakan sektor informal seperti tukang ojek pangkalan. Karena itu, beberapa bulan sebelum kita hadir di sebuah kota, kami ada tim khusus yang melakukan sosialisasi dari pangkalan ke pangkalan. Tujuannya supaya semakin banyak ojek pangkalan yang bisa menikmati manfaat ekonomi digital," papar Senior Manager Operations GO-JEK Wisnu Nugrahadi dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Selasa (19/09). Ia menambahkan, melalui sosialisasi ini Gojek memanfaatkan bergabung dengan platform digital. Tidak hanya terkait penambahan jumlah order yang dapat diterima, tetapi juga manfaat lain seperti akses asuransi dan layanan perbankan.

"Bahkan, Gojek menyediakan keistimewaan khusus bagi para sopir ojek pangkalan untuk mendaftar menjadi mitra Gojek. Selain itu, kami juga menyediakan program khusus bagi para ojek pangkalan untuk mendapatkan smartphone dengan cicilan yang terjangkau," ungkapnya Tak sampai di situ, keseriusan Gojek untuk memberikan kesejahteraan bagi sopir ojek pangkalan juga ditunjukkan melalui pemberian pelatihan berkendara dan pelatihan penggunaan smartphone. Lewat proses sosialisasi tersebut, tidak sedikit ojek pangkalan yang mengubah pikiran mereka untuk bergabung dengan Gojek.

"Diharapkan lewat proses sosialisasi ini Gojek dapat merangkul lebih banyak sopir ojek pangkalan sehingga taraf hidup mereka dapat meningkat," harapnya.Wisnu menerangkan untuk menjadi mitra Gojek, sebenarnya mudah. Para calon mitra cukup menyediakan dokumen berupa kartu tanda penduduk (KTP), surat izin mengemudi (SIM), surat keterangan berkelakuan baik (SKCK) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK). 

"Untuk KTP kami memprioritaskan KTP dari daerah kami beroperasi. Ini guna memastikan kami memberdayakan masyarakat setempat," imbuh Wisnu. Menurutnya, setelah bergabung dengan Gojek, banyak dari mereka yang justru merasa terbantu. Hal itu terungkap dalam riset Pusat Kajian Komunikasi Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (Puskakom UI).

"Riset itu menunjukkan bahwa dengan bekerja sebagai sopir GO-JEK, sebagian besar sopir (75 persen GO-RIDE dan 87 persen GO-CAR) mendapatkan upah di atas rata-rata upah minimum nasional," tambah Wisnu. Selain manfaat sosial yang dirasakan oleh mitra, hasil riset ini mengungkap bahwa para pengguna merasa nyaman dan aman dalam menggunakan aplikasi on-demand. 

Riset menunjukkan 98% responden pengguna menjawab bahwa mereka merasa nyaman menggunakan aplikasi Gojek, dan 95% merasa aman menggunakan aplikasi tersebut. Sementara itu, 91% menyatakan produktivitas mereka meningkat dengan adanya layanan Gojek. Perusahaan yang didirikan Nadiem Makarim dengan kawan-kawan ini sekarang telah menghubungkan pengguna dengan lebih dari 300 ribu mitra driver, 100 ribu usaha kuliner, dan 7.000 mitra layanan lainnya.

 

(RG)

Tags: Aktivitas

0 Komentar

Berikan komentar anda

MENHUB BERI PENGHARGAAN PADA UNIT PELAYANAN PUBLIK BERPRESTASI 2016
Laporan Khusus

MENHUB BERI PENGHARGAAN PADA UNIT PELAYANAN PUBLIK BERPRESTASI 2016

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyerahkan trophy dan piagam penghargaan pelayanan prima unit pelayanan publik kepada para Manajemen Unit Pengelola Pelayanan Publik berprestasi, (19/9) di Kantor Kementerian Perhubungan RI, Jakarta.

     1 Komentar
PRODUKTIF SAAT DELAY
Daerah

PRODUKTIF SAAT DELAY

Di zaman modern seperti sekarang ini banyak sekali tekhnologi yang berkembang pesat dari waktu ke waktu, pasalnya dalam setiap perputaran detik mampu merubah segala sesuatu yang kita perlukan dengan instan

     1 Komentar

Citilink Mengangkasa Di Langit Papua Mulai Oktober 2016
Trans Angkasa

Citilink Mengangkasa Di Langit Papua Mulai Oktober 2016

Transportasi.co | Citilink Indonesia akan membuka rute ke Papua sebagai salah satu upaya untuk memperluas konektivitas Citilink ke daerah Timur Indonesia.

     0 Komentar
Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Akan Gunakan Tenaga Listrik
Transportasi

Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Akan Gunakan Tenaga Listrik

Kementerian Perhubungan dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan kajian awal dalam proyek kereta api Jakarta-Surabaya.

     0 Komentar