Hore! DDT Jatinegara-Cakung Siap Beroperasi 12 April 2019

Hore! DDT Jatinegara-Cakung Siap Beroperasi 12 April 2019
Transportasi.co | Kabar gembira datang bagi para pengguna KRL Jatinegara hingga Cakung. Pasalnya, proyek jangka panjang berusia 12 tahun, Double-Double Track atau DDT lintas Jatinegara-Cakung akan segera beroperask. DDT sepanjang 9,5 kilometer ini akan mulai beroperasi pada 12 April 2019.

Hal ini disampaikan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten Jumardi dalam konferensi pers di Hotel Sriwijaya, Jakarta Pusat, Senin, (8/4/2019). Menurutnya, jalur yang diiniasi pada 2002 lalu dan ditargetkan kelar pada 2021 ini merupakan bagian dari pembangunan double-double track sepanjang 35 kilometer yang rencananya akan dibangun dari Manggarai hingga Cikarang. 

Dengan beroperasinya DDT segmen Jatinegara-Cakung, jalur ganda eksisting akan dioperasikan untuk melayani operasional KRL Commuterline Jabodetabek. Sedangkan jalur ganda yang baru akan difungsikan untuk melayani pengoperasian kereta api jarak jauh dan kereta api lokal.

Lanjut Jumardi, setelah seluruh proyek rampung, baik kereta rel listrik maupun jarak jauh waktu kedatangannya kan lebih cepat. Bahkan, DDT ini digadang-gadang akan mengefektifkan waktu perjalanan kereta lebih cepat hingga 10-20 menit. Selain itu, tidak menutup kemungkinan adanya penambahan jadwal kedatangan kereta api. 

Sementara itu, Deputi I Daop I Jakarta Bidang Operasional Sofyan Hasan mengatakan, DDT juga akan meningkatkan jumlah pengguna kereta api lokal, yakni menjadi 1,2 juta orang perhari pada 2019.


Untuk mendukung operasional DDT tersebut, pemerintah akan menutup dua pintu perlintasan sebidang. Perlintasan tersebut ialah JPL 52 di Pisangan Lama (Pasar Enjo) dan JPL 66 di Jalan Stasiun Cakung, Jakarta Timur. Jumardi mengimbau pengguna jalan untuk mencari jalan alternatif.

Bersamaan dengan pengerjaan proyek DDT lanjutan, Kementerian Perhubungan juga melakukan modernisasi pada lima stasiun yakni Stasiun Klender, Stasiun Klender Baru, Stasiun Buaran, Stasiun Cakung, dan Stasiun Kranji. (MAH)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu