INKA Ekspor Perdana 15 Gerbong Kereta Api Ke Bangladesh

INKA Ekspor Perdana 15 Gerbong Kereta Api Ke Bangladesh
Transportasi.co | PT Industri Nasional Kereta Api (Persero) atau INKA dalam waktu dekat akan kembali mengekspor 15 unit gerbong kereta penumpang ke Bangladesh. Menurut rencana, pengiriman dilakukan melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada 31 Maret 2016.
 
Senior Manager Secretary, Public Relations dan CSR PT INKA Cholik Mochamad Zam Zam kepada media di Madiun mengatakan bahwa pengiriman tahap pertama akan diserahkan 15 unit dari 150 kereta atau gerbong yang dipesan. Sisanya akan diserahkan secara bertahap hingga akhir tahun 2016 sesuai masa berlaku kontrak pemesanan tersebut.
 
PT INKA berhasil memenangkan kontrak tender senilai 72 juta dollar Amerika Serikat atau sekitar Rp 900 miliar untuk pengerjaan sebanyak 150 unit kereta penumpang pesanan Negara Bangladesh.
 
Tender tersebut berhasil dimenangkan karena PT INKA bisa memenuhi persyaratan teknis dan kualitas yang diinginkan oleh Pemerintah Bangladesh.
 
Faktor pemenang lainnya adalah harga yang ditawarkan juga mampu bersaing dengan kompetitor dari Cina dan India, sebab Bangladesh belum mampu mengikuti harga yang ditawarkan oleh Jepang dan sejumlah negara Eropa.
 
Pesanan Pemerintah Bangladesh berupa kereta penumpang dengan spesifikasi dua lebar sepur yang berbeda. Spesifikasi pertama, adalah jenis Board Gauge (BG) ukuran 1676 mm. Dan spesifikasi kedua adalah Meter Gauge (MG) ukuran 1000 mm.
 
Gerbong kereta yang dipesan oleh Bangladesh memiliki corak warna dominan hijau dengan diselingi oleh warna putih dan merah dibagian atas dan bawah gerbong. Pada bagian atas, bertuliskan, “Bangladesh Railway,” nama perusahaan kereta api milik negara Bangladesh.
 
Dalam pemesanan tersebut, setiap gerbong sudah dilengkapi oleh toilet yang berada di kedua ujungnya. Sedangkan tidak semua Kereta dilengkapi dengan Air Conditioner/AC atau pendingin ruangan. Butuh sekitar 18 bulan untuk menyelesaikan 15 unit gerbong kereta karya anak bangsa, yang siap melaju di negeri Bangladesh. (Teks & Editor : AD)
 



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu