ITW Tegaskan Sepeda Motor Bukan Transportasi Angkutan Umum

ITW Tegaskan Sepeda Motor Bukan Transportasi Angkutan Umum
Transportasi | Indonesia Traffic Watch (ITW) mengajak seluruh lapisan masyarakat yang peduli dengan keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menolak adanya kesepakatan Komisi V DPR RI dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang akan melakukan revisi terbatas Undang-undang No 22 tahun 2009, untuk mengakomodir sepeda motor sebagai transportasi angkutan umum.
 

Menurut Ketua Presidium ITW Edison Siahaan, meskipun sepeda motor dapat membantu dari sisi efesiensi, namun hasil penelitian yang dilakukan secara komprehensif menyatakan, sepeda motor tidak layak dari aspek keselamatan untuk dijadikan angkutan umum. “Atas dasar itulah UU No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan mengamanatkan  sepeda motor bukan untuk transportasi angkutan umum,” ujar Edison, melalui pesan singkatnya, Selasa (8/5/2018).

Bahkan, lanjut dia, tak satupun negara yang melegalkan sepeda motor digunakan sebagai angkutan umum dengan alasan faktor keselamatan. “ITW menilai, jika revisi untuk mengakomodir sepeda motor sebagai angkutan umum dilakukan, itu adalah bukti nyata bahwa pemerintah kurang peduli terhadap keselamatan warganya. Padahal SDM adalah aset utama bangsa dan negara, yang menjadi kewajiban pemerintah untuk memberikan jaminan keselamatan dan meningkatkan kualitas SDM,” jelas Edison.

Menurut Edison, pihaknya (ITW) mendapat informasi bahwa rencana  revisi tersebut diduga merupakan bentuk tekanan dari pihak kapitalis yang ingin meraup keuntungan dari bisnis transportasi umum dengan menggunakan kendaraan sepeda motor. “Mereka hanya memikirkan keuntungan tanpa rasa peduli terhadap keselamatan warga di jalan raya,” tegas dia.

Selain itu, rencana revisi terbatas UU No 22/200,  akan berdampak buruk dan memicu carut marut sistem transportasi angkutan umum yang saat ini proses  pembangunannya sedang berlangsung. Untuk itu, ITW mengingatkan agar kepolisian melakukan langkah hukum utk menertibkan semua bentuk pelanggaran lalu lintas. Termasuk praktik ilegal seperti ratusan ribu sepeda motor yang beroperasi sebagai angkutan umum.

“Hendaknya semua pihak peduli terhadap upaya mewujudkan Kamseltibcarlantas agar tidak menjadi korban sia sia akibat kecelakaan lalu lintas. Lalu lintas merupakan cermin budaya dan potret modrenitas sebuah bangsa,” ujar Edison. (ES)




0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu