J&T Express Fokus Garap Ceruk Pasar E-Commerce Domestik dan Regional

J&T Express Fokus Garap Ceruk Pasar E-Commerce Domestik dan Regional
Transportasi | J&T Express, perusahaan jasa pengiriman ekpress, akan lebih fokus untuk menggarap ceruk pasar E-Commerce di Indonesia. Meskipun saat ini, perusahaan yang didirikan oleh mantan CEO OPPO Indonesia Jet Lee dan pendiri OPPO Internasional Tony Chen, telah teintegrasi dengan platform dan marketplace besar di Tanah Air, yaitu Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak, akan terus meningkatkan layanan operasional yang lebih cepat. Dan rencananya J&T Express akan melakukan ekspansi di kawasan regional, yaitu merambah Malaysia dan Vietnam.

Salah satu langkah yang diambil perusahaan yang didirikan pada 20 Agustus 2015 ini, membangun mesin semi auto sortir baru di gateway (pusat sortir) guna mempercepat operasional distribusi paket. Mesin baru tersebut, ditempatkan di gateway J&T Express Indonesia yang berlokasi di Rawa Bokor, Tangerang, seluas 1 hektar.

Iwan Senjaya, Key Account manager J&T Express Indonesia, mengatakan Gateway tersebut memiliki total jalur konveyor sepanjang 783 meter, dengan kapasitas penanganan maskimum rata-rata harian sekitar 950 ribu paket. “Mesin semi auto sortir tersebut sudah resmi kami digunakan sejak Desember 2017 lalu. Ke depan, rencananya kami akan membangun full auto machine di Kota Surabaya dan Bandung. Pembangunan ini diproyeksikan selesai sekitar akhir 2018 (kwartal ke-4),” ujar Iwan, di acara J&T Express Media Gathering dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional 2018, di Jakarta, Selasa (6/2/2018).

Iwan menambahkan, penggunaan peralatan mesin ini termasuk otomasi tingkat tinggi, dengan desain jalur sortir yang paling efektif, mengurangi operator, meningkatkan efisiensi kerja, dan mengurangi tingkat kerusakan paket. “Peralatan sistem utama dari saluran transmisi menggunakan konveyor belt yang terbagi dalm 10 line body control yang terbagi secara signifikan per moda transportasi; jalur dipisahkan untuk jalur paket luar pulau (via udara), jalur paket internal Pulau Jawa, jalur area Jakarta Raya, dan jalur paket Bodetabek,” jelas dia.

Selain itu, sebagai salah satu perusahaan jasa pengiriman asal Indonesia, berencana melakukan ekspansi ke wilayah regional Asia Tengara, yaitu Malaysia dan Vietnam. “Rencananya kami akan lakukan Maret 2018. Hal ini sebagi wujud pencapaian visi J&T Express untuk menjadi perusahaan pengiriman berbasis teknologi internet dengan jangkauan hingga Asia Tenggara,” ujarnya.

Pasalnya, Malaysia dan Vietnam memiliki pertumbuhan e-commerce yang baik dan pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Dari data yang dilansir statista.com, pendapatan Malaysia di pasar e-commerce mencapai US$1.706 pada 2017 lalu. “Sedangkan Vietnam berada di posisi ketiga untuk pasar e-commerce yang sedang berkembang di tahun 2015. Dari data smartosc  pasar e-commrece Vietnam mencapai US$2.187. Dengan portofolio yang cukup impresif, J&T Express optimismenghadirkan pengalaman jasa pengiriman premium di Malaysia dan Vietnam,” pungkas Iwan. (TS)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu