J&T Express Salurkan 400 Kg Bantuan Untuk Korban Gempa Lombok

J&T Express Salurkan 400 Kg Bantuan Untuk Korban Gempa Lombok

Transportasi | Gempa bermagnitudo 7 yang menguncang Lombok dan sekitarnya sejak akhir Juli lalu mengakibatkan kerusakan bangunan dan menyisahkan trauma pada lebih dari 400.000 korban. Sebagai bentuk dukungan moril selaku perusahaan jasa pengiriman, J&T Express memberikan sejumlah bantuan berupa sumbangan langsung dan penyaluran bantuan menuju lokasi bencana dari organisasi nirbala yang digagas Universitas Binus, Jakarta yaitu Teach For Indonesia.

J&T Express menyalurkan sejumlah bantuan dari Teach for Indonesia berupa keperluanbayi, pakaian, selimut, serta handuk ini dikumpulkan oleh Teach for Indonesia dari berbaga imahasiswa, dosen hingga karyawan Universitas Binus. Aksi kepedulian yang dikirimkan dari Jakarta ke Lombok seberat 400 kilogram ini disalurkan melalui Posko Induk Badan Nasional Penanggulangan Bencana – Lombok.

Tidak hanya mengirimkan bantuan dari Teach For Indonesia, pada 16 Agustus 2018 lalu seluruh karyawan J&T Express area Lombok menggalang dana untuk memberikan bantuan berupa air bersih, sembako, serta pakaian kepada sesame karyawan J&T Express yang tempat tinggalnya runtuh akibat gempa.Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok karyawan yang terdampak oleh bencana alam ini.

“Dampak dari gempa di Lombok lalu sangat besar, sejumlah bangunan drop point J&T Express juga mengalami kerusakan, namun kami maksimalkan agar tidak menganggu layanan pengiriman setiap harinya. Melalui bantuan dan dukungan logistik ke lokasi bencana kami berharapsemua bantuan yang kami salurkan baik kepada para korban, kepada karyawan kami sendiri, maupun masyarakat umum dapat membantu memenuhi kebutuhan yang adahingga kondisi di Lombok kembali kondusif” ujar Robin Lo selaku CEO J&T Express.

Selain itu JET Care, yayasan dibawah naungan J&T Express, OPPO dan Jet Commerce juga memberikan bantuan kepada Korban Gempa Lombok yang disalurkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana pada 24 Agustus 2018 lalu berupa terpal, sembako, handuk, selimut, obat-obatan, makanan dan kebutuhan bayi, serta makanan siap saji senilai Rp 100 juta. (TS)




0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu