Author : Yusuf

Kemen PUPR Terapkan Metoda Project Design And Build

Dibuat : Aug 27th, 2016 14:46:10  |  0 comments

Kemen PUPR Terapkan Metoda Project Design And Build
Transportasi.co |Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  (PUPR) sebagai penyelenggara pekerjaan infrastruktur sudah mulai menerapkan metoda Project Design and Build (DB) atau proyek terintegrasi rancang bangun. 

Direktur Bina Penyelenggaraan Jasa Konstruksi, Direktorat Jenderal  Bina Konstruksi (DJBK), Darda Daraba pada  workshop  bertajuk,  “Penerapan  Design   and Build  di Indonesia : Tantangan bagi 
Industri Jasa Konstruksi,” di Jakarta (25/8) menjelaskan bila ditengah mendesaknya kebutuhan infrastruktur di Indonesia, berbagai pemikiran inovatif dalam penyelesaian pekerjaan konstruksi sangat diperlukan. 

“Inovasi   dalam pekerjaan konstruksi harus memastikan jaminan kualitas dan kehandalan dari infrastruktur yang dibangun,” terangnya pada media saat membuka worksop (25/6). 
 
Metode  project delivery Design and Build telah berkembang populer bahkan pada beberapa industri dipandang sebagai solusi yang dapat menjawab kelemahan metoda konvensional Design Bid and Build (DBB).

Darda menambahkan, Bagi pemilik proyek, manfaat utama  project DB    adalah kepraktisannya,   karena hanya berurusan dengan satu pihak saja yang bertanggung jawab atas  desain dan kontruksi dari proyek yang akan dibangun. 

Menurut dia metode konvensioal Design Bid and Build yang selama ini diterapkan di berbagai pekerjaan infrastruktur,  cenderung memerlukan waktu cukup lama untuk penyelesaian suatu proyek. Hal ini   karena seluruh pekerjaan desain harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum dimulainya proses pengadaan kontrak konstruksi. 

Selain itu, dengan metoda konvensional DBB,  pemberi pekerjaan berisiko terhadap permintaan perubahan dan klaim dari kontraktor, “Lemahnya penerapan konstruktibilitas pada metode DBB, seperti banyaknya perubahan desain, juga berdampak pada  pembengkakan biaya,  kerja ulang, kerja tambahan dan penyelesaian pekerjaan yang kerap tidak tepat waktu,”ujarnya.
 
Ia menilai pada beberapa kasus dapat  menghasilkan hubungan yang lebih beriklim pertentangan ketimbang kerjasama dan atau koordinasi diantara kontraktor, perancang dan pemberi pekerjaan.

“Saat ini, beberapa proyek infrastruktur yang dilaksanakan pemerintah maupun swasta, termasuk di Kementerian PUPR , telah dilaksanakan dengan menggunakan metode design and build atau proyek terintegrasi rancang bangun,” ujarnya. Penerapan metode DB   diharapkan memberikan dampak positif, khususnya untuk   efisiensi dari sisi waktu dan biaya.
 
Beberapa proyek yang telah dilaksanakan dengan metode DB di Kementerian PUPR antara lain; proyek 
pengembangan pos lintas batas (PLBN) Entikong  Kabupaten Sanggau, pembangunan Wisma Atlet Kemayoran serta renovasi venue olahraga dan stadion utama Gelora Bung Karno Senayan. **AD
Tags: Bisnis

0 Komentar

Berikan komentar anda

MENHUB BERI PENGHARGAAN PADA UNIT PELAYANAN PUBLIK BERPRESTASI 2016
Laporan Khusus

MENHUB BERI PENGHARGAAN PADA UNIT PELAYANAN PUBLIK BERPRESTASI 2016

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyerahkan trophy dan piagam penghargaan pelayanan prima unit pelayanan publik kepada para Manajemen Unit Pengelola Pelayanan Publik berprestasi, (19/9) di Kantor Kementerian Perhubungan RI, Jakarta.

     1 Komentar
PRODUKTIF SAAT DELAY
Daerah

PRODUKTIF SAAT DELAY

Di zaman modern seperti sekarang ini banyak sekali tekhnologi yang berkembang pesat dari waktu ke waktu, pasalnya dalam setiap perputaran detik mampu merubah segala sesuatu yang kita perlukan dengan instan

     1 Komentar

Citilink Mengangkasa Di Langit Papua Mulai Oktober 2016
Trans Angkasa

Citilink Mengangkasa Di Langit Papua Mulai Oktober 2016

Transportasi.co | Citilink Indonesia akan membuka rute ke Papua sebagai salah satu upaya untuk memperluas konektivitas Citilink ke daerah Timur Indonesia.

     0 Komentar
Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Akan Gunakan Tenaga Listrik
Transportasi

Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Akan Gunakan Tenaga Listrik

Kementerian Perhubungan dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan kajian awal dalam proyek kereta api Jakarta-Surabaya.

     0 Komentar