Author : Yusuf

KEMENHUB LIBATKAN PIHAK KETIGA  KELOLA JEMBATAN TIMBANG

Dibuat : Sep 20th, 2017 13:57:06  |  0 comments

KEMENHUB LIBATKAN PIHAK KETIGA  KELOLA JEMBATAN TIMBANG
Transportasi | Kementerian Perhubungan c.q. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyelenggarakan Sosialisasi Pilot Project Pengelolaan Jembatan Timbang di Semarang (20/9).

"Kementerian Perhubungan melibatkan pihak ketiga untuk melakukan kajian dalam rangka mencari bagaimana wujud pengelolaan Jembatan Timbang yang ideal," kata Plt. Direktur Pembinaan Keselamatan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Pandu Yunianto.

Pandu melanjutkan, "Bagaimana standar ideal Jembatan Timbang yang baik kedepannya, apakah lokasi Jembatan Timbang saat ini masih layak jika dikaitkan dengan perkembangan wilayah, kota, dan jalan? Hal ini perlu dikaji," katanya.

Terdapat 141 jembatan timbang, 26 yang dioperasikan, dan 9 diantaranya dijadikan pilot project." Ada 7 lokasi Jembatan Timbang yang dijadikan pilot project oleh pihak ketiga, yaitu Losarang, Wanareja, Widang, Widodaren, Seumadam, Sarolangun, Senawar Jaya. Kemudian 2 pilot project jembatan timbang dilaksanakan oleh Ditjen Perhubungan Darat yaitu Balonggandu dan Macoppa," jelas Pandu. 

"Saya pribadi punya gagasan untuk memberi efek jera yaitu kendaraan yang melakukan pelanggaran muatan lebih tidak boleh melanjutkan perjalanan," kata Pandu. "Selama kendaraannya ditahan di area Jembatan Timbang, dia dikenakan charge (biaya), mungkin perjam atau gimana, ini kan kalau diakumulasi jumlahnya besar juga, saya pikir akan membuat jera," lanjutnya.

Terdapat 3 fungsi Jembatan Timbang, yaitu fungsi pengawasan, pencatatan dan penindakan. Fungsi pengawasan dan pencatatan akan dilakukan oleh pihak ke3. Sedangkan fungsi penindakan tetap dilakukan oleh petugas jembatan timbang dalam hal ini PPNS. Dengan pola ini, pengelolaan Jembatan Timbang tetap dikomandani oleh Kepala Jembatan Timbang, sedangkan pengoperasiannya6 dilakukan bersama sama dengan pihak ketiga. 

Diharapkan dengan pilot project ini nantinya dapat dihasilkan rekomendasi untuk menyusun bagimana konsep SOP (Standar Operasi Prosedur) pengelolaan Jembatan Timbang yang ideal. "Kalau sudah dihasilkan SOP, nanti desain dari jembatan timbang ini akan seperti apa, luas area yang dibutuhkan berapa, jenis fasilitas yang dibutuhkan apa saja," kata Pandu. "Termasuk juga mengevaluasi lokasi Jembatan Timbang, apakah masih layak, masih sesuai. Kalau tidak sesuai apakah harus ditutup atau harus direlokasi," lanjut Pandu.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, BPTD wilayah X Jawa Tengah dan DIY, petugas UPPKB di Jawa Tengah, Ditlantas Polda Jawa Tengah dan pihak terkait lainnya. (AD)
Tags: Bisnis

0 Komentar

Berikan komentar anda

MENHUB BERI PENGHARGAAN PADA UNIT PELAYANAN PUBLIK BERPRESTASI 2016
Laporan Khusus

MENHUB BERI PENGHARGAAN PADA UNIT PELAYANAN PUBLIK BERPRESTASI 2016

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyerahkan trophy dan piagam penghargaan pelayanan prima unit pelayanan publik kepada para Manajemen Unit Pengelola Pelayanan Publik berprestasi, (19/9) di Kantor Kementerian Perhubungan RI, Jakarta.

     1 Komentar
Barokah Marine Pekalongan Luncurkan Kapal Paralon Nelayan
Daerah

Barokah Marine Pekalongan Luncurkan Kapal Paralon Nelayan

PT Barokah Marine Kota Pekalongan, Jawa Tengah, siap meluncurkan produk kapal nelayan dengan bahan baku paralon yang berfungsi untuk mengangkut hasil tangkapan ikan nelayan.

     0 Komentar

Citilink Mengangkasa Di Langit Papua Mulai Oktober 2016
Trans Angkasa

Citilink Mengangkasa Di Langit Papua Mulai Oktober 2016

Transportasi.co | Citilink Indonesia akan membuka rute ke Papua sebagai salah satu upaya untuk memperluas konektivitas Citilink ke daerah Timur Indonesia.

     0 Komentar
Citilink Mengangkasa Di Langit Papua Mulai Oktober 2016
Transportasi

Citilink Mengangkasa Di Langit Papua Mulai Oktober 2016

Transportasi.co | Citilink Indonesia akan membuka rute ke Papua sebagai salah satu upaya untuk memperluas konektivitas Citilink ke daerah Timur Indonesia.

     0 Komentar