Keren, Penerbangan Langsung Ke APT Pranoto Samarinda Bertambah

Keren, Penerbangan Langsung Ke APT Pranoto Samarinda Bertambah
Transportasi | Pasca diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (25/10) lalu, Bandara Aji Pengeran Tumenggung (APT) Pranoto di Samarinda kembali layani penerbangan dari dan ke Samarinda. Yang paling gres, Rabu (28/11) APT Pranoto kembali layani 2 rute penerbangan baru, yaitu Samarinda-Berau dan Samarinda-Makassar.

 

Untuk rute penerbangan Berau-Samarinda, dilayani oleh maskapai nasional Wings Air, penerbangan perdana tersebut telah terlaksana dengan baik, setelah pesawat Wings Air dengan kode penerbangan IW 1484 berangkat dari Berau pada Rabu, 28 November pukul 08.00 WITA dan kembali ke Berau pada 09.15 WITA

 

Penerbangan Wings Air tersebut dilayani menggunakan pesawat type ATR 72 dan dijadwalkan beroperasi setiap hari dengan jadwal pukul 09.15 WITA untuk rute Samarinda-Berau dan pukul 08.00 WITA untuk rute Berau-Samarinda. Untuk rute penerbangan Makassar-Samarinda, dilayani oleh maskapai nasional Batik Air, penerbangan awal tersebut terlaksana, setelah pesawat Batik Air dengan kode penerbangan ID 6687 berangkat dari Makassar Rabu, 28 November pukul 13.30 WITA dan terbang kembali ke Makassar pukul 15.25 WITA

 

Penerbangan Batik Air dilayani menggunakan pesawat type Airbus A320 dengan kapasitas 180 penumpang dan dijadwalkan beroperasi setiap hari dengan jadwal pukul 15.25 WITA untuk rute Samarinda-Makassar dan pukul 13.30 WITA untuk rute Makassar-Samarinda. Kedua perjalanan perdana Wings Air dan Batik Air tersebut berjalan dengan baik dan lancar, hal tersebut disampaikan Kepala Bandara Udara APT Pranoto, Dody Dharma Cahyadi dalam laporannya saat menyambut kedatangan pesawat Batik Air.

 

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti menyambut gembira kedua penerbangan perdana tersebut. Polana mengatakan bahwa APT Pranoto adalah pengganti Bandara Temindung yang sudah tidak bisa dikembangkan lagi. Runwaynya terbatas, selalu banjir ketika musim hujan dan berada di lokasi padat pemukiman sehingga rawan bagi keselamatan dan keamanan penerbangan

 

“Bandara APT Pranoto hadir untuk melayani kebutuhan transportasi udara masyarakat Samarinda dan sekitarnya, serta mempercepat perkembangan dan pemerataan ekonomi di wilayah Kalimantan Timur. Dengan adanya penerbangan langsung dari sini, memangkas waktu perjalanan 2 sampai 3 jam dibandingkan bila harus terbang dari Balikpapan”, jelas Polana.

 

Sebelumnya beberapa maskapai telah beroperasi di Samarinda, yaitu Garuda Indonesia dan Batik Air melayani rute langsung ke Jakarta, Travel Express melayani Samarinda-Berau PP 7x seminggu, Samarinda-Melak PP 7x seminggu dan Samarinda-Tanjung Selor PP 3x seminggu yang semuanya menggunakan pesawat udara jenis ATR 42 dengan kapasitas 42 seat. Maskapai Susi Air melayani rute Samarinda-Balikpapan PP setiap hari dengan pesawat udara jenis cessna dengan kapasitas 12 seat.

 

 

Saat ini Bandara APT Pranoto, Samarinda memiliki luas terminal 12.700 m2 yang dapat menampung sebanyak 1.500.000 pax/ tahun, dengan ukuran runway sepanjang 2.250m x 45m, taxiway berukuran 173m x 23m dan luas apron 300m x 123m dan memiliki hangar berukuran 36.342 m2, sehingga pesawat udara sejenis Boeing 737-800 ER dapat beroperasi APT Pranoto.

 

Bandara yang dibangun oleh Pemerintah Daerah ini diharapkan dapat menjadi kebanggaan masyarakat Samarinda. Untuk itu peran serta aktif masyarakat dalam ikut menjaga dan mengembangkan Bandara ini sangat dinanti-nantikan. Kepada seluruh pemangku kepentingan Polana berpesan agar meningkatkan keselamatan, keamanan dan mengoptimalkan layanan pada bidang tugas masing-masing sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi terciptanya penerbangan indonesia yang selamat, aman, lancar dan nyaman. #selamanya

 

“Semaksimal mungkin kita ciptakan penerbangan yang selamat, aman, lancar dan nyaman sebagaimana harapan pengguna jasa penerbangan”, tandasnya. (TS)




0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu