Kinerja SIA Group Moncer di Mei 2018

Kinerja SIA Group Moncer di Mei 2018
Transportasi | Singapore Airlines (SIA) Groups, perusahaan maskapai milik negara Singapura, menunjukan kinerja operasional kea rah tren positif. Pada bulan Mei 2018, persentase tingkat isian penumpang SIA Group meningkat 2,6 poin  menjadi 79,6%. Sistem angkutan penumpang (diukur dalam pendapatan dari penumpang tiap kilometer) mengalami kenaikan sebesar 9,6% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, melebihi pertumbuhan kapasitas (diukur dalam kilometer kursi yang tersedia) sebesar 6,1%.

 

Menurut Glory Henriette, Manager Public Relations Singapore Airlines, persentase tingkat isian penumpang  Singapore Airlines meningkat sebesar 2,1 poin  menjadi 78,7%. Sistem angkutan penumpang meningkat sebesar 6,8% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, berlawanan dengan adanya peningkatan kapasitas sebesar 4,0%. “Tingkat isian penumpang  berhasil meningkat di seluruh wilayah, kecuali wilayah Eropa yang mengalami pertumbuhan kapasitas melebihi permintaan pada awal musim panas,” ujar Glory, melalui keterangan tertulisnya, Senin (25/6).

 

Lebih lanjut Glory mengatakan, sistem angkutan penumpang SilkAir mengalami kenaikan sebesar 17,0%, lebih tinggi dari pertumbuhan kapasitas sebesar 11,9%. Hal tersebut menyebabkan persentase  tingkat isian penumpang juga mengalami peningkatan sebesar 3,2 poin  menjadi 73,5%. “Pertumbuhan permintaan yang kuat melebihi pertumbuhan kapasitas di wilayah Asia Utara, Australia, dan Asia Barat,” kata dia.

 

Selain itu, Glory menambahkan, Scoot mencatat pertumbuhan pada sistem angkutan penumpang sebesar 17,9%, yang melebihi ekspansi kapasitas sebesar 12,5%. Oleh karena itu, persentase tingkat isian penumpang meningkat sebesar 3,9 poin  menjadi 85,3%. Tingkat isian penumpang  di seluruh wilayah meningkat karena adanya permintaan yang melebihi perubahan kapasitas. Peningkatan terus dialami pada rute-rute tertentu seperti ke India, Asia Tenggara, China, Australia, serta rute Hak Angkut Kelima menuju Asia Utara dan Amerika.

 

“Secara keseluruhan, persentase tingkat isian kargo berada pada 3,9 poin  lebih rendah, dengan adanya penurunan lalu lintas kargo (diukur dalam kilometer-ton-angkutan) sebanyak 3,3% dibandingkan dengan pertumbuhan kapasitas sebesar 2,7%. Tingkat isian kargo mengalami penurunan di seluruh rute wilayah dikarenakan permintaan tidak dapat mengimbangi perubahan kapasitas,” tandas Glory. (TS)

 




0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu