Mobil Desa si Angkutan Multiguna untuk Masyarakat Pedesaan

Mobil Desa si Angkutan Multiguna untuk Masyarakat Pedesaan
Transportasi | Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dikabarkan terus menggenjot produksi mobil spesial multiguna bernama Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes). Sejumlah 70 industri yang terdiri dari industri kecil dan menengah telah siap berkomitmen memasok komponen AMMDes.

"Melalui konsolidasi dengan pelaku industri nasional, 70 industri siap menjadi pemasok komponen AMMDes, di mana sebagian besar adalah industri kecil dan menengah (IKM)," ujar Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, Selasa (26/6).

Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Harjanto mengatakan, mobil desa ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat desa dan disesuaikan dengan medan di pedesaan, "AMMDes ini dilengkapi spesifikasi teknis khusus untuk dapat mengakses daerah-daerah yang selama ini pembangunan infrastrukturnya tertinggal," katanya, Rabu (27/6).

Harjanto menyebut mobil desa ini juga dirancang dengan fungsi yang beragam. Selain berfungsi sebagai media transportasi, mobil ini juga bisa digunakan untuk memobilisasi hasil pertanian dari desa ke kota. Ia berharap AMMDes dapat memberikan stimulus untuk kegiatan ekonomi di wilayah pedesaan. Tujuannya demi mengurangi ketimpangan ekonomi dengan daerah lain.

Sementara itu, PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (PT KMWI) selaku produsen AMMDEs dikabarkan sudah memasuki tahap finalisasi prototipe dan uji coba, dengan dijadwalkan mulai produksi massal pada Januari 2019. Sedangkan uji coba produk telah dilakukan sejak awal april tahun ini hingga sekarang di kawasan Bogor.

Airlangga juga menjelaskan, PT KMWI telah menyiapkan beberapa desain platform AMMDes melalui pengembangan power train dan sasis. Ini berfungsi pengaplikasian kendaraan di daerah datar dan perbukitan dengan kemiringan 20-300. Sementara itu, mobil desa dengan penggerak diesel dan bensin ini rencananya akan di-launching pada pagelaran Gaikindo Indonesia international Auto Show (GIIAS) 2018. (MA)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu