Mulai Lusa Pelanggar Ganjil Genap Akan Ditilang

Mulai Lusa Pelanggar Ganjil Genap Akan Ditilang
Transportasi | Setelah sebulan lalu dilakukan percobaan perluasan kawasan ganjil-genap, hari yang dinanti pun tiba. Tertanggal 1 Agustus 2018, diberlakukan sanksi terhadap pelanggaran pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan pelat nomor ganjil dan genap di kawasan perluasan kebijakan.

Pelanggar ganjil-genap akan dikenai Pasal 287 ayat 1 Hukuman Pidana dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000. Perluasan sistem ganjil genap dilakukan untuk menyukseskan Asian Games 2018.

Sebelumnya, penerapan perluasan ganjil-genap telah dilakukan uji coba sepanjang tanggal 18 Juli 2018 hingga 31 Agustus 2018. Pelaku yang melanggar aturan sebelumnya hanya dikenai sanksi teguran, namun petugas mencatat nomor polisi kendaraan yang melanggar untuk bahan evaluasi sebelum aturan itu benar-benar diberlakukan.

Menyambut pemberlakuan perluasan kawasan ganjil-genap secara resmi ini, pelu diingat kembali kapan dan kawasasn mana saja yang masuk daftar tersebut. Dari segi waktu, perluasan ganjil genap digelar selama 15 jam dari pukul 06.00-21.00 WIB dan berlaku setiap hari baik Sabtu maupun Minggu.

Sementara itu, kawasan yang masuk dalam area perluaaan ganjil genap meliputi, ruas ialah Jalan S Parman-Jalan Gatot Subroto-Jalan MT Haryono-DI Panjaita-Jalan Ahmad Yani-hingga Simpang Coca Cola atau Perintis Kemerdekaan, Cempaka Putih. Di Jarta Selatan perluasan sistem itu mencakup Jalan Arteri Pondok Indah atau di ruas Jalan Simpang Kartini sampai Kebayoran Baru. Sistem itu juga diterapkan Jalan Rasuna Said. Di Jakarta Pusat, perluasan juga mencakup Jalan Benyamin Sueb di Kemayoran. (MA)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu