Nota Kesepahaman Terkait ODOL Resmi Ditandatangani

Nota Kesepahaman Terkait ODOL  Resmi Ditandatangani
Transportasi.co | Dalam rangka mengurangi truk Over Dimension Overload (ODOL) di jalan tol, nota kesepahaman pelaksanaan pengamanan, pelayanan bersama, penegakkan hukum dan pertukaran informasi di jalan tol resmi ditandatangani, Selasa (12/11/2019).

Penandatanganan ini dilakukan oleh sejumlah pihak di antaranya Kepala BPJT Danang Parikesit Ketua BPJT, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Refdi Andri, dan Sekjen Asosiasi Tol Indonesia (ATI) Kris Ade Sudiono.

Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto menuturkan, bahwa nota kesepahaman ini dilakukan dalam rangka antisipasi truk  ODOL atau kelebihan muatan pada jalan tol yang katagorinya jalan nasional di Indonesia.

“Melalui nota kesepahaman ini diharapkan nantinya secara bertahap semua kendaraan ODOL akan menyesuaikan dari over size maupun dari beban yang diangkut. Tapi mungkin salah satunya tidak over load tapi jumlah lebih besar,” jelas Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi menyebutkan pelanggaran kelebihan muatan dan ukuran pada angkutan barang sudah berkurang 15 persen.

“Minimal kita bisa menekan dari 2018 itu 100 persen, sekarang ada progres minimal 15 persen,” katanya.

Budi menyebutkan berdasarkan dari dari jembatan timbang di seluruh Indonesia, 60 persen angkutan barang masih kelebihan muatan dan ukuran.

Untuk itu, pihaknya juga merupakan salah satu dari pemangku kepentingan yang bersama-sama untuk mengurangi praktik ODOL dengan menandatangani nota kesepahaman Pelaksanaan Pengamanan, Pelayanan Bersama Penegakan Hukum dan Pertukaran Informasi di Jalan Tol.

Upaya tersebut untuk mencapai target bebas ODOL di jalan tol pada 2020 dan di jalan nasional 2021.

Sementara Kakorlantas Polri Irjen Pol. Refdi Andri mengungkapkan, bahwa pihaknya yakni Polantas akan turut mendukung dan menindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama demi terciptanya keamanan dan ketertiban lalu lintas.

“Kita akan lakukan diskusi dengan unsur penegakan hukum lainnya. Juga menjalankan patroli jalan raya," tutupnya. (CR)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu