Penerbangan Ikut Imbas Asap Kahutla

Penerbangan Ikut Imbas Asap Kahutla
Transportasi.co | Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kebakaran hutan dan lahan (Kahutla) melanda sejumlah wilayah seperti Kalimantan dan Sumatera memberikan dampak pada penerbangan nasional. 

"Ya memang kami prihatin dengan kejadian ini. Oleh karenanya kami mengharapkan bencana ini cepat berakhir." ujar Budi, di Kantor Kemenhub, Selasa (17/9). 

Menurutnya, Stakeholder masih melakukan koordinasi. "Selama ini kita tidak melakukan pelarangan aktivitas penerbangan. Stakeholder di sana terus kami ingatkan, safety nomor satu. Akan kami terus informasikan mengenai visibilitas kepada maskapai agar mereka berhati-hati," jelasnya. 

Jika visibiltas semakin memburuk, Kemenhub akan mengimbau untuk tidak mendarat. "Biasanya pagi hari itu begitu berkabut sehingga tidak direkomendasikan pada jam-jam tertentu. Pontianak dan Ketapang sudah menginformasikan sehingga pesawat tidak terbang. Sedangkan, di atas jam 8 dan 9 pagi, terkadang bisa terbang meski masih ada kabut. Maka terjadi delay lebih panjang," jelasnya. 

Sebanyak 30 persen penerbangan tercatat dibatalkan akibat imbas dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalimantan dan Sumatera. "Yang cancel itu sebenarnya tidak signifikan, sekitar 20-30 persen," tuturnya. 

Adapun kebakaran hutan berpengaruh paling besar di Kalimantan Barat pada tiga bandara, yakni Pontianak, Ketapang, dan Sambas. 

Terbatasnya jarak pandang akibat asap juga mempengaruhi pelayaran, meskipun belum terlalu karena kecepatan dari kapal relatif tidak cepat. (MAH)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu