PT KCI Terus Lakukan Evaluasi Terhadap Lintas Duri-Tangerang

PT KCI Terus Lakukan Evaluasi Terhadap Lintas Duri-Tangerang
Transportasi | Proses penguraian kepadatan pengguna jasa lintas Duri - Tangerang setelah diberlakukannya penyesuaian Jadwal terus dilakukan PT KCI selaku operator. Sejumlah langkah yang telah dilakukan diantaranya memberlakukan crossing dua arah di Stasiun Duri untuk penumpang berpindah peron dari peron 5 menuju peron 1 dan sebaliknya sementara pembuatan dua tangga manual masih dalam proses pengerjaan.

 

Berikut pantauan alur penumpang di Stasiun Duri berdasarkan evaluasi dari 26 Maret sd 11 April 2018 khususnya peron 5 dimana penumpang juga sudah mulai beradaptasi dengan perubahan alur tersebut :

 

Crossingan arah Tanah abang

1. Awal penerapan Penumpang terurai 15 menit

2. Minggu lalu Penumpang terurai 9 menit

3. Minggu ini Penumpang terurai 5 menit

 

Crossingan arah Angke

1. Awal penerapan Penumpang terurai 10 menit

2. Minggu lalu Penumpang terurai 8 menit

3. Minggu ini Penumpang terurai 3 menit

 

Eskalator

1. Awal penerapan Penumpang terurai 16 menit

2. Minggu lalu Penumpang terurai 7 menit

3. Minggu ini Penumpang terurai 6 menit

 

Disisi lain yang dapat dilakukan PT KCI selaku operator yakni terkait kapasitas angkut dengan berupaya tetap menjaga hal tersebut dengan mengganti dua rangkaian formasi 10 kereta dengan yang lebih panjang menjadi formasi 12 kereta.

 

Sementara untuk mengakomodir lintas Duri - Tangerang melalui kordinasi bersama regulator yakni Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementrian Perhubungan (DJKA Kemenhub), mulai tanggal 9 April 2018 PT KCI selaku operator diizinkan untuk menambah empat perjalanan untuk lintas Duri - Tangerang.

 

Terkait kepadatan yang terjadi di KRL lintas Duri - Tangerang, PT KCI meminta seluruh masyarakat untuk dapat memahami kondisi yang terjadi pada saat jam sibuk atau peak hour, tak hanya untuk lintas Duri - Tangerang mayoritas KRL yang beroperasi di berbagai lintas juga mengalami kepadatan penumpang yang lebih tinggi jika dibandingkan pada waktu di luar jam sibuk karena memang ada satu kondisi masyarakat beraktifitas pada waktu yang bersamaan.

 

PT KCI terus berkomitmen melakukan peningkatan kapasitas angkut ditengah kondisi infrastruktur yang masih dalam proses pembangunan oleh pemerintah.

 

Untuk meningkatkan kapasitas angkut tanpa menambah perjalanan secara signifikan PT KCI terus menambah jumlah rangkaian yang lebih panjang yakni rangkaian dengan formasi 10 kereta (SF 10) dan 12 kereta (SF 12). Sejak 2015 program tersebut dilakukan saat ini PT KCI telah mengoperasikan 20 rangkaian SF 12 dan 42 rangkaian SF 10

 

PT KCI juga mengajak pengguna jasa untuk dapat bekerjasama dengan melakukan pengaturan keberangkatannya di jam sibuk. Selain itu, PT KCI juga menghimbau para pengguna untuk tetap memperhatikan keselamatan dan keamanan dengan tidak memaksakan diri untuk masuk apabila kondisi krl sangat padat dan menunggu kedatangan KRL selanjutnya. (TS)




0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu