Semangat Berbagi dan Berempati, JNE Gandeng Wahyoo Gelar Program #RantangHatiJNE

Semangat Berbagi dan Berempati, JNE Gandeng Wahyoo Gelar Program #RantangHatiJNE
Transportasi.co |  Wahyoo, salah satu perusahaan rintisan (startup) yang melakukan optimalisasi warung makan dan telah beroperasi di Jakarta, Depok, Bekasi dan Tangerang, berkolaborasi dengan JNE melalui program #RantangHatiJNE: Makan Gratis untuk Semua. Program kolaborasi ini merupakan kado special ulang tahun DKI Jakarta yang ke-493 dengan membagikan 25.400 nasi bungkus kepada masyarakat yang tersebar di 493 RT di Jakarta.

Selain itu, program kolaborasi yang dikemas dalam semangat berbagi ini, menjadi salah satu langkah di tengah pandemi Covid-19 untuk memberdayakan 100 mitra Wahyoo, sejak 1 Juli 2020 hingga 10 Juli 2020. Pasalnya, pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir 5 bulan ini memberikan dampak yang signifikan di berbagai sektor industri. 

Mulai dari pengurangan karyawan, menurunnya perekonomian masyarakat, sampai penutupan usaha kecil menengah termasuk usaha warung makan. Tidak terkecuali warung makan mitra Wahyoo yang tercatat memiliki penurunan pelanggan bahkan harus tutup akibat terkena dampak Covid-19 ini. Program #RantangHatiJNE yang mengangkat tema Makan Gratis untuk Semua ini, di inisiasi untuk membantu masyarakat yang terkena dampak Covid-19 di masa transisi PSBB supaya tetap bisa makan. Mengingat banyaknya masyarakat di Jakarta yang kehilangan pekerjaan dan mengalami permasalahan pendapatan. Membuat Wahyoo dan JNE tergerak untuk melaksanakan program membagikan makanan gratis selama 10 hari berturut-turut, bertepatan dengan ulang tahun Jakarta yang jatuh pada bulan Juli ini.

M. Feriadi, Presiden Direktur JNE, mengatakan, upaya memerangi dampak Covid-19 harus dilakukan dengan kerjasama dan gotong royong. Sebelumnya JNE mendukung pihak pemerintah di DKI Jakarta dan Jawa Barat, serta pihak-pihak lainnya. “Kali ini JNE berkolaborasi bersama Wahyoo, bukan hanya sebatas membantu memberi bantuan pangan untuk masyarakat yang terdampak pandemi, tapi juga diharapkan bermanfaat bagi mitra-mitra Wahyoo sebagai penyedia bantuan pangan yang dibagikan,” jelas Feriadi.

Lanjut dia, tentunya langkah ini dijalankan dengan penuh pertimbangan maksimal agar dapat memberikan hasil terbaik dalam semangat #ConnectingHappiness bagi masyarakat”. “Dengan bersinergi maka JNE optimis semangat “IndonesiaPastiSehat” dapat terwujud dan memberi manfaat mau pun dampak positif yang luas,” ungkap Feriadi.

Hal senada diungkapkan Peter Shearer, Founder dan CEO Wahyoo Group, dari data yang kami terima, akibat Covid-19 ini menjadikan hampir 50 persen mitra kami mengalami penurunan pendapatan. “Salah satu alasannya karena mereka memiliki warung disekitaran perkantoran, sehingga saat orang kerja dari rumah (WFH), Kantor pada tutup dan tidak ada yang membeli makanan di warung makan mereka,” ucap Peter. 

Hal ini, dia menambahkan, membuat kami memiliki inisiasi membuat program #RantangHati yang bekerjasama dengan berbagai pihak, yang salah satunya ialah JNE, untuk meringankan beban masyarakat yang terkena dampak Covid-19 ini. “Sekaligus membantu para mitra kami supaya dapurnya tetap ngebul dan berjualan Kembali,” tegas dia.

Melalui program #RantangHatiJNE ini, pihak Wahyoo maupun JNE mengharapkan dapat memicu inisiasi-inisiasi lain untuk program serupa. Sehingga akan semakin banyak bantuan yang dirasakan masyarakat terutama dimasa transisi PSBB ini. Oleh sebab itu Wahyoo dan JNE dengan sangat terbuka, siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyukseskan program kebaikan untuk masyarakat. Suti, salah satu mitra warung makan Wahyoo yang terlibat dalam program ini, mengungkapkan Alhamdulillah, berkat adanya program Wahyoo dan JNE ini, warung kami dapat ikut menyiapkan makanan. “Sehingga uang yang kami terima dari program ini bisa kami gunakan untuk berbelanja kembali, ” ungkap Ibu Suti, Pemilik usaha warteg Ellya.

Sebagaiinformasi, sebelumnya Wahyoo dan JNE pada tanggal 30 Juni 2020 sudah melakukan simbolis kerjasama dan kegiatan pendistribusian nasi bungkus sebanyak 25.400 nasi bungkus kepada masyarakat terdampak pandemi di beberapa lokasi di Jakarta, dengan melibatkan 100 mitra warung makan Wahyoo dari berbagai wilayah di DKI Jakarta.  “Selain untuk membantu masyarakat yang terkena dampak Covid-19, program ini juga dapat membantu para pengusaha warung makan untuk tetap dapat berjualan dan melangsungkan usahanya. Mengingat daya beli masyarakat yang menurun saat pandemi, menjadikan para pengusaha warung makan tersendat roda ekonomi usahanya,” tandas Feriadi. (TS)


 



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu