Terdampak Covid-19, Masa Depan Industri Penerbangan Bisa Suram

Terdampak Covid-19, Masa Depan Industri Penerbangan Bisa Suram

Transportasi.co | Meningkatnya infeksi virus corona (Covid-19) dan pembatasan perjalanan diperkirakan akan berdampak buruk bagi industry penerbangan.

Dikatakan Kepala Operasi Airbus Michael Schoellhorn yang dikutip Reuters. Ia mengatakan, maskapai penerbangan telah memperlambat pengiriman pesawat baru karena rendahnya perjalanan udara dibandingkan kapasitas normal akibat kebijakan pembatasan dan ketakutan wisatawan terkait pandemi.

Ia menambahkan angka pengurangan tenaga kerja sebesar 15 ribu -seperti yang telah direncanakan- akan menjadi angka minimum. Serikat Pekerja Airbus khawatir manajemen memutuskan untuk menutup seluruh pabrik, mengingat beberapa pabrik sudah kurang dimanfaatkan sebelum pandemi.

Sementara itu, Changi Airport Group memperingatkan tentang periode menakutkan di masa depan. Lalu lintas penumpang Bandara Singapura ini menurun untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade terakhir pada akhir Maret 2020. Kemerosotan jumlah penumpang dalam dua bulan terakhir pada periode tersebut menghapus kenaikan yang terjadi selama 10 bulan sebelumnya membuat laba tahunannya anjlok tajam. Ini menjadi pertanda akan terjadi kemerosotan lebih dalam di masa depan.

Dalam mengantisipasi krisis berkepanjangan, Changi telah menghentikan operasi di dua terminal untuk menghemat biaya operasional karena lalu lintas penerbangan turun ke level terendah dalam sejarah. (Cr)

 

 

 



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu