Viral Premanisasi di Bandara Ahmad Yani Semarang, AP I Buka Tender

Viral Premanisasi di Bandara Ahmad Yani Semarang, AP I Buka Tender
Transportasi | Sebuah cerita viral dilontarkan Natalie dalam status Facebook miliknya. Natalie adalah seorang penumpang yang turun di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, ia mengaku mendapat perlakuan tak mengenakkan saat hendak mencari moda transportasi lanjutan ke rumahnya, Minggu (15/7).

"Ceritanya kemarin sekitar pukul 12.30 WIB turun dari pesawat, dan saya naik taksi. Jarak sekitar 10 hingga 20 meter pintu gate bandara saya diberhentikan oleh seorang bapak, lalu membentak-bentak sopir taksi dan saya," jelasnya.

Menurutnya, oknum tidak dikenal berpakaian biasa yang memberhentikannya tersebut sempat menerangkan aturan angkutan penumpang yang ada di bandara tersebut.  Mendengar penjelasan tersebut, Natalie mengaku meminta keterangan aturan tertulis, tapi justru diperlakukan kurang menyenangkan.

"Dia malah berbalik mempressure sopir taksi untuk menurunkan barang-barang saya ," imbuhnya. Oknum tersebut, kata dia, mengancam ke sopir taksi akan mengambil tindakan. Oknum itu meminta agar sopir taksi menurunkan penumpang yang dibawanya.

Nathalie kemudian diturunkan di tengah jalan di lingkungan bandara, disaksikan oleh banyak orang. Ia merasa bahwa aksi tersebut merupakan tindakan premanisme di dalam bandara yang dilakukan secara terang-terangan.

Meski akhirnya Natalie berhasil pulang menumpangi taksi pilihannya di luar lingkungan bandara--Natalie diantar keluar bandara menggunakan mobil AP I—ia harus melewati diskusi panjang setelah melaporkan kejadian tersebut ke pihak bandara.

Perihal aturan angkutan penumpang di Bandara Ahmad Yani Semarang ini dibenarkan Angkasa Pura I selaku pengelola bandara. "Di area bandara, terdapat peraturan untuk pengelolaan kegiatan jasa terkait di mana seluruh kegiatan jasa harus berdasarkan aturan tersebut. Terkait layanan taksi di Bandara Ahmad Yani Semarang, saat ini pengelola bandara baru bekerja sama hanya dengan Primkopad S-16," kata Corporate Secretary PT Angkasa Pura I, Israwadi, Selasa (17/7).

Saat ini, system pengangkut penumpang dari Bandara Ahmad Yani Semarang yang terdaftar adalah Taksi Bandara Primer Koperasi Taksi Angkatan Darat (Primkopad) S-16, Bus Trans Semarang, rental mobil TRAC, dan rental mobil Blue Bird. Sedangkan untuk Taksi Blue Bird sendiri, seperti taksi yang ditumpangi Natalie belum terdaftar.

Menyikapinya, AP I mengumumkan akan membuka peluang kemitraan dengan provider layanan taksi terpercaya lainnya melalui tender terbuka. “Hal ini kami lakukan semata agar kami dapat memberikan layanan terbaik bagi pengguna jasa bandara, terutama penumpang," kata Israwadi. (MA)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu