Bosch Woodworking Competition hadir untuk mendukung talenta lokal dalam berinovasi dan mengasah keterampilan dengan teknologi terkini.
Transportasi.co | Kombinasi bahan kayu asli Indonesia dengan teknik pertukangan modern membawa Meja Kopi asal Semarang, Jawa Tengah, meraih juara pertama dalam Bosch Woodworking Competition 2024. Mereka adalah Virgo Dia Adinata dan Andrew Yulius Purnomo yang berhasil memadukan kayu jati dan anyaman rotan, menghasilkan desain yang tidak hanya mencerminkan keterampilan tinggi dalam kerajinan kayu, tetapi juga mengangkat nilai dekoratif khas Indonesia yang tetap relevan di era desain modern.
Kompetisi ini, merupakan yang pertama diselenggarakan oleh Bosch Power Tools, bertujuan untuk memperkenalkan produk andalan seperti mesin planer GHO 6500, trimmer/router GKF 550, dan cordless drill 18V GSR 185-LI. Dengan sukses menarik puluhan karya dari seluruh Indonesia, Bosch Woodworking Competition menjadi ajang untuk menunjukkan inovasi dan kreativitas dalam industri pertukangan kayu di Indonesia.
Sebagai juara pertama, Virgo Dia Adinata dan Andrew Yulius membuktikan bahwa material tradisional seperti rotan masih relevan dengan inovasi desain kontemporer, sekaligus mengangkat keindahan budaya Indonesia dalam furnitur. Virgo menjelaskan tantangan utama dalam pembuatan meja kopi ini adalah merancang dengan proporsi dan daya tahan anyaman rotan yang sesuai, serta memaksimalkan desain meski dengan ukuran yang terbatas.
“Meskipun bisa membuat desain lebih besar, yang terpenting adalah menciptakan sesuatu yang kreatif dan fungsional meskipun dengan ukuran kecil. Mereka juga memilih menggunakan anyaman rotan dan penempatan kaki pada sudut tertentu untuk menguji kekuatan alat Bosch Power Tools yang mereka gunakan, memastikan ketangguhannya dalam memotong dengan presisi” jelas Virgo
Sementara itu, Andrew, yang sebelumnya juga terlibat dalam pembuatan kursi Paus Fransiskus pada kunjungannya ke Indonesia di September lalu, menambahkan bahwa merendam rotan untuk menjaga kelenturannya adalah teknik penting dalam proses pembuatannya. Andrew juga mengapresiasi dukungan alat Bosch yang memiliki peran sangat krusiall dalam pembuatan karyanya karena setiap detail, seperti lingkaran, jarak antar anyaman, dan keselarasan ukuran, memerlukan ketelitian tinggi untuk memastikan hasil akhirnya sempurna.
"Dengan alat Bosch seperti mesin planer GHO 6500 dan trimmer GKF 550, saya bisa bekerja dengan presisi tinggi dan efisiensi yang luar biasa. Alat ini memudahkan saya dalam mencapai detail desain yang saya inginkan tanpa khawatir dengan kendala teknis. Keberhasilan karya kami dalam kompetisi ini menunjukkan bagaimana alat yang tepat dapat mendukung kreativitas dan kualitas karya,"
Edwin Irawan, Country Business Director Bosch Power Tools Indonesia, mengungkapkan bahwa Bosch Woodworking Competition menunjukkan kemajuan inovasi pertukangan kayu di Indonesia dengan karya-karya kreatif dan unik. Ia juga menekankan pentingnya penggunaan alat yang aman, yang terlihat dari para pemenang, Virgo Dia Adinata dan Andrew Yulius yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memperhatikan standar keselamatan dalam bekerja.
"Kompetisi ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan dan menginspirasi kreativitas, sekaligus memberdayakan para profesional dengan teknologi yang mendukung kualitas karya," ujar Edwin.
Bosch Power Tools memberikan hadiah senilai Rp 18.000.000 dalam bentuk voucher kepada pemenang sebagai motivasi untuk terus berinovasi dan berkarya dalam membuat karya olahan kayu berkualitas. Juara kedua, Rudi Yanto, berhasil meraih kemenangan dengan meja kopi yang memanfaatkan limbah kayu kecil dan konsep spiral yang menggabungkan potongan kayu menjadi satu kesatuan estetis dan fungsional. Juara ketiga, Agus Kurniawan dari Samarinda, Kalimantan Timur, menciptakan kursi inovatif yang mengubah limbah kayu menjadi furnitur unik dan menarik.
Selain kompetisi ini, Bosch Power Tools Indonesia juga trus mendukung dunia perkayuan di Indonesia, salah satunya dengan memberdayakan masyarakat lokal melalui program Pelatihan Bisnis Kreatif Interior Produk Material Kayu, bekerja sama dengan Universitas Pradita Tangerang. Program ini memberikan pelatihan tentang pembuatan ide bisnis di bidang furnitur interior, termasuk konsep desain upcycle dan identifikasi material kayu yang bisa didaur ulang. Bosch juga menekankan pentingnya menggunakan alat yang tepat dan berkualitas, seperti mesin planer, trimmer/router, dan cordless, untuk menghasilkan karya kayu dengan presisi dan akurasi tinggi.
"Kami juga memperkenalkan hand tool terbaik dari Bosch, agar peserta dapat merasakan langsung kemudahan dan keunggulan alat yang mendukung pengembangan keterampilan dalam menciptakan produk kreatif yang ramah lingkungan," jelas Edwin. (*)